Mengapa Yesus Harus Mati, Tidak adakah Cara Lain Selain Kematian Yesus?

Banyak sekali yang bertanya tentang kematian Yesus, Yaitu mengapa yesus harus mati?.
Dalam perjanjian lama Telah dinubuatkan bahwa Ia harus mati dan menderita untuk menebus dosa manusia, apakah tidak ada cara yang lain?

Allah menciptakan dunia dan manusia dengan sempurna. Namun, ketika Adam dan Hawa melanggar perintah Allah, Allah harus menghukum mereka. Seorang hakim yang membebaskan pelanggar hukum bukanlah hakim yang baik.

Demikian pula, tidak adil kalau Allah mengabaikan dosa. Mati dalam neraka merupakan hukuman yang adil bagi dosa. “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23)

Perbuatan amal sekalipun tidak mampu untuk memperbaiki segala dosa yang telah kita lakukan selama ini terhadap Allah yang suci. Dibandingkan dengan kebaikanNya, “segala kesalehan kami seperti kain kotor.” (Yesaya 64:6)

Sejak dosa Adam, setiap orang telah berdosa dan tidak taat kepada hukum Allah yang adil. “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” (Roma 3:23).

Allah telah mengatur untuk mengembalikan apa yang Adam hilangkan bagi keturunannya, yaitu kehidupan abadi. Bagaimana Allah melakukan hal itu?
kematian adalah akibat dari dosa. Karena Adam berdosa, dia mati. Kita juga begitu. Kita berdosa dan mendapat upah dosa, yaitu kematian. Kita dilahirkan dengan keadaan yang sudah berdosa. Maka, Allah mengutus Putra-Nya, Yesus, untuk menanggung dan menebus dosa kita.

 Kolose: 1:14 di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.



Mengapa Yesus Harus Mati, Tidak adakah Cara Lain Selain Kematian Yesus?

Allah Mengorbankan anakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadanya Tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Kematian Yesus bukan hanya menghapus dosa, tapi juga membuat orang-orang yang beriman kepadanya bisa hidup selamanya. Alkitab mengatakan, ”supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. ”​—Roma 5:​21.

Memang, sekarang manusia tidak hidup selamanya. Tapi, Allah berjanji bahwa Dia akan memberikan kehidupan abadi bagi orang-orang yang setia kepada-Nya. Dia juga akan membangkitkan orang yang telah meninggal.

“Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.

Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah, supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” (Roma 5:18-21)

Oleh karena itu, Yesus harus mati demi menyediakan satu-satunya jalan ke firdaus bagi umat manusia.

Jika Saudara percaya bahwa Yesus mati dan telah bangkit untuk menyelamatkanmu, bertobatlah dan percayalah kepada Yesus! Ikuti Dia sebagai Allah yang Maha Kasih, karena Dia akan menguatkan Saudara melalui FirmanNya, yaitu Alkitab.

0 Response to "Mengapa Yesus Harus Mati, Tidak adakah Cara Lain Selain Kematian Yesus?"

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Yang sopan Dan Relevan.
Maaf.. Link Hidup Akan di hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel