Patung Yesus Setinggi 61 Meter Dibangun Disamosir, Wisata Rohani Terwujud

Untuk menjadikan Samosir menjadi wisata yang mendunia, maka Salah satu cara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir adalah dengan membangun patung Yesus. Tak tanggung tanggung, Patung Yesus dibangunsetinggi 61 meter. Patung ini akan menjadi patung raksasa pertama di samosir dan lokasinya yaitu di Bukit Sibea-bea, Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian Boho.

Kepedulian masyrakat samosir tentang kampungnya khususnya anak rantau dinilai sangat tinggi, karena patung ini dibangun kerjasama dengan anak rantau.

Dikutip dari medanbisnisdaily, Kamis (30/1/2020), Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan Bahwa patung ini menjadi ikon baru pariwisata dan samosir harus menjadi wisata yang berkelas internasional juga harus Religius.
Master plan pembangunan patung raksasa Yesus di Bukit Sibea-bea, Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian Boho. [Foto: Facebook/Pecinta
Master plan pembangunan patung raksasa Yesus di Bukit Sibea-bea, Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian Boho. [Foto: Facebook)

“Pembangunan patung Yesus setinggi 61 meter di Sibea-bea akan menjadi ikon baru pariwisata Samosir setelah panorama alam Danau Toba dan budaya,” ujar Rapidin Simbolon melalui pesan WhatsApp.

“Objek wisata ini nantinya akan menjadi tempat yang penuh dengan kesejukan dan kedamaian,” ungkap Rapidin.

Disampaing itu bupati samosir ini pun meminta doa kepada semua masyarakat, khususnya warga samosir meminta doa supaya pembangunan ini cepat selesai dan berjalan dengan lancar.

Sebagai informasi, progres pembangunan patung Yesus masih dalam tahap pemasangan di level 1. Untuk Level 2 sampai 12 (55 m) sedang dirakit di Medan, sedangkan proses pembangunan pondasi beton 20 X 20 m tinggi 3 m (1500 kubik Semen) dan konstruksi besi beton.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Patung Yesus Setinggi 61 Meter Dibangun Disamosir, Wisata Rohani Terwujud"

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Yang sopan Dan Relevan.
Maaf.. Link Hidup Akan di hapus